Showing posts with label Cita-citaku. Show all posts
Showing posts with label Cita-citaku. Show all posts

Ke Taman Nasional Tesso Nilo Yuk..

Sunday, December 22, 2013

Selama hampir 3 tahun tinggal di Pekanbaru belum pernah dateng ke Taman Nasional Hutan Tesso Nilo. Padahal bentar lagi saya udah pindah dari Pekanbaru. Hiks. Tapi, udah pada tau belum apa itu Taman Hutan Tesso Nilo? Kalo belum tau, berikut profil Taman Nasional Hutan Tesso Nilo berdasarkan brosur dari Kementerian Kehutanan ya (berhubung saya sendiri belum pernah kesana jadi belum bisa nambahin banyak :p).

Hutan Tesso Nilo merupakan salah satu kawasan blok hutan dataran rendah yang masih tersisa di Pulau Sumatera. Kawasan ini terletak di Propinsi Riau, yang terbentang di empat kabupaten yaitu Pelalawan, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi dan Kampar. Pada saat pengesahannya sebagai Taman Nasional, Tesso Nilo memiliki luas 38.576 Ha dan kemudian diperluas menjadi 83.068 Ha pada Tahun 2004.

Mirisnya, seperti dilansir oleh indonesiarayanews.com, selama satu dekade terakhir lahan tsb mengalami penyusutan sebanyak 46.960 Ha atau sekitar 64%. Sedih ya :(. Penyusutan ini diduga sebagai akibat dari pembakaran hutan, pembalakan liar dan perluasan lahan sawit. Ga heran ketika pembakaran hutan marak terjadi, asap dari pembakaran tsb sangat meresahkan warga Riau. Bahkan seperti yang kita tau, negara tetangga pun sampai "ngomel" gara-gara asap ini. Padahal, hutan ini merupakan habitat gajah dan Harimau Sumatera yang saat ini hampir punah. Semakin menyempitnya habitat memicu terjadinya konflik manusia dengan gajah-gajah tersebut. Konflik tersebut lebih gawatnya lagi menyebabkan populasi gajah semakin menurun.

POTENSI EKO-WISATA di Taman Nasional Tesso Nilo

Sebagai habitat yang relatif baik bagi gajah, Tesso Nilo dijadikan sebagai kawasan konservasi gajah. Nah, kawasan konservasi ini dikembangkan pula menjadi kegiatan ekowisata. Aktivitas ekowisata yang bisa dilakukan antara lain menaiki gajah flying squad sambil berpatroli di Taman Nasional Tesso Nilo, memandikan dan memberi makan gajah dan anak-anaknya, bahkan pengunjung diberi kesempatan untuk membuat sendiri puding yang akan diberikan kepada gajah. Wew, saya baru tau kalau gajah makannya puding. hihihi. Patroli gajah flying squad dilakukan untuk memantau pergerakan serta keberadaan gajah liar sehingga kita juga berkesempatan bertemu dengan gajah-gajah liar.


Berjalan menyusuri trek wisata (jungle tracking) di Taman Nasional Tesso Nilo (dengan ditemani
pemandu dan pengelola pastinya) sambil melacak tanda-tanda keberadaan satwa liar adalah kegiatan lain yang dapat dinikmati disana. Menemukan jejak-jejak Harimau Sumatera, tapir, beruang masu, rusa dan satwa liar lainnya tentunya akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Selain itu, penjelasan mengenai keanekaragaman hayati, flora dan fauna maupun kekayaan alam yang tersembunyi akan memperkaya pengetahuan dan wawasan kita.

Kita juga dapat menyusuri sepanjang aliran Sungai Nilo yang menyuguhkan keindahan alam dan aneka jenis burung seperti Rangkong, Raja Udang, dll. Kerennya, tepian dari sungai ini berpasir putih lho. Di sepanjang sungai, kita dapat menjumpai nelayan-nelayan tradisional yang sedang mencari ikan. Panorama sepanjang sungai berupa pohon-pohon Sialang yang menjulang tinggi dan besar dengan sarang-sarang berisi madu lebah hutan. Jika berminat, kita bisa mengikuti prosesi pemanenan madu hutan di tiga desa petani madu Hutan Tesso Nilo. Prosesi ini meliputi persiapan dari pagi hingga sore hari, pemanenan, pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran baik lokal maupun mancanegara.

Ada satu kegiatan unik dan menarik disini, yaitu Simulasi Camera Trap "Protect Tiger Tesso Nilo". Kegiatan ini merupakan kegiatan pelatihan yang memperagakan bagaimana tim riset Harimau Sumatera bekerja dalam pemasangan Camera Trap untuk mendeteksi keberadaan Harimau Sumatera di Taman Nasional tersebut. Hmmm...seru banget ya kedengerannya.
 

BAGAIMANA CARA MENUJU TESSO NILO?

Ekowisata Teso Nillo merupakan objek wisata eksklusif, belum ada angkutan khusus maupun angkutan umum menuju kesana. Maka, untuk dapat menuju kesana kita harus menggunakan kendaraan pribadi melalui jalur Lintas Timur Sumatera melewati ibukota Kabupaten Pelalawan, yaitu Pangkalan Kerinci, dengan jarak tempuh kurang lebih 4 jam dari Pekanbaru. Namun, jika kita melalui koridor PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) waktu tempuh hanya sekitar 3,5 jam saja. Tapi, kurang tau yah gimana caranya bisa masuk koridor khusus itu ^^

= = = = = = = = = = = = = = = =
Menurut pegawai Kementerian Kehutanan, Taman Nasional Tesso Nilo ini belum banyak dikenal oleh masyarakat kita, malah lebih terkenal di luar negeri. Kunjungan wisatawan domestik dapat dihitung dengan jari (well,...). Kebanyakan pengunjungnya wisatawan asing, termasuk yang heboh kemaren itu, kedatangan Harrison Ford yang jadi bintang utama Indiana Jones. Harapan saya, semoga tulisan ini bisa sedikit membantu mengenalkan Taman Nasional Hutan Tesso Nilo kepada masyarakat Indonesia. :)

Jika ditanya apa cita-cita Anda, masih bisakah Anda menjawabnya?

Friday, June 14, 2013

Pernahkah terpikir oleh kita? Dulu sewaktu kita masih belia, ketika kita ditanya "kalau sudah besar mau jadi apa?", maka dengan MUDAH dan LANTANGnya kita akan menjawab "jadi dokter" atau "jadi insinyur", atau "jadi guru". Tapi, di usia saat ini, jika kita ditanya pertanyaan serupa, masih bisakah kita menjawabnya dengan  mudah dan lantang?

Kebanyakan dari kita akan kesulitan menjawab pertanyaan tersebut. Beberapa bahkan tidak mampu menjawab. Sebagian lagi memerlukan waktu untuk berpikir mendalam sebelum mampu menjawab.

Beberapa hari yang lalu saya chatting dengan seorang kawan saya. Beliau selama ini saya kenal sebagai seorang ibu rumah tangga dengan dua orang putri yang manis dan lucu. Saya sebagai seorang newmom sering menjadikan beliau sebagai tempat bertanya. Saya mengaguminya karena saya liat rumahnya rapi...anak-anak dan suaminya terawat dengan baik...pinter masak, dan dia masih bisa menyempatkan waktu bersilaturahim dengan teman-temannya. Dari percakapan yang lalu itu saya baru tau kalau ternyata beliau adalah seorang Internet Marketer dan seorang blogger yang sudah malang melintang (issss...lebay amat ya bahasanya). Keren banget menurut saya.

Percakapan singkat tersebut ternyata menyentil hati saya. Saya mendapat jawaban atas keresahan saya beberapa hari terakhir dimana saya merasa semakin tidak nyaman dengan pekerjaan saya. Ini BUKAN kehidupan yang saya inginkan.

Saya kemudian teringat akan cita-cita saya sewaktu masih di bangku kuliah. Cita-cita yang sempat saya tuangkan dalam sebuah penugasan Kapita Selekta Pengembangan Kepribadian yang saya kemas dalam sebuah video kontemplasi. Video yang sudah menghilang jejaknya bersama dengan rusaknya komputer jinjing yang saya gunakan sewaktu kuliah dulu. Akhirnya saya ubek-ubek surel saya karena seingat saya penugasan tersebut saya kirimkan via surel kepada dosen saya. Syukur alhamdulillah ketemuuuu.. \^o^/

Video Kontemplasi Perencanaan Karir
(Foto-foto tersebut sebagian koleksi pribadi dan sebagian lagi hasil googling
Mohon maaf waktu bikin dulu belum tau sopan-santun kalau mengutip kata-kata atau gambar itu harus mencantumkan sumbernya >.<)


Saya tonton ulang video itu, senyum-senyum. Yah memang sih agak norak dikit videonya. Tapi ternyata cukup ampuh untuk memotivasi. Kalau dievaluasi sampai dengan saat ini, ada beberapa yang sesuai dengan planning tapi ada juga yang meleset (karena faktor di luar kekuasaan pribadi).

Yep, dengan ini saya bisa bilang dengan LANTANG lagi bahwa saya ingin kuliah lagi, saya ingin menjadi penulis lepas, dan yang paling utama saya ingin jadi IBU RUMAH TANGGA yang BAIK :D

Fiuhhh...yah itulah sekilas kisah di balik munculnya semangat saya untuk menulis kembali. Senang rasanya bisa kembali menorehkan sejumput tulisan di blog yang isinya gak seberapa ini. Tapi saya berharap, seperti nama blog ini, semoga blog ini menjadi langkah awal saya menuju titik yang saya cita-citakan. Allohumma aamiin...

Akhir kata, tulisan ini saya tutup dengan tips merencanakan karir yaitu sbb.
  1. Tentukan satu cita-cita utama dan beberapa cita-cita tambahan. Cita-cita harus spesifik, tidak boleh abstrak. Gunanya adalah membantu menyusun langkah-langkah strategis yang efektif (tepat sasaran).
  2. Rumuskan langkah-langkah yang akan kita tempuh untuk mencapai cita-cita tersebut.
  3. Bagi sasaran waktu yang kita tuju menjadi beberapa bagian, misalnya per tahun, per 5 tahun, per dekade dsb.
  4. Alokasikan langkah-langkah yang sudah kita susun ke dalam ke sasaran waktu yang kita bentuk. Misalnya, tahun 2014 saya berencana membuka sebuah toko baju dengan menyewa sebuah kios, tanpa asisten. 5 tahun pertama usaha saya, saya ingin merekrut 2 orang pegawai. 10 tahun pertama usaha saya, saya ingin memiliki ruko sendiri sehingga tidak perlu menyewa kios. dst..dst...
  5. Dokumentasikan cita-cita. Terdengar aneh sebetulnya (seperti saya membuat video di atas). Tapi, percayalah, dokumentasi tersebut akan sangat membantu Anda untuk fokus kepada cita-cita Anda dan membantu memotivasi ketika semangat Anda menurun. Dokumentasi tsb bisa berupa tulisan, poster, foto-foto, maupun film/video. Saya jadi teringat kawan kos saya waktu kuliah dulu. Jika Anda masuk ke dalam kamarnya, Anda akan terkejut karena dinding kamarnya penuh tertutup oleh poster-poster dan tebaran post-it berisi "MADRID I'M COMING". WOW...kerennn..
  6. Lisankan cita-cita, percaya atau tidak, ini membuat tubuh kita secara tidak sadar berjuang ke arah cita-cita. Lagipula, konon katanya ucapan adalah doa :)
  7. Minta dukungan dan doa dari sahabat dan kerabat, terutama orang tua kita.
  8. The last but not least, dan menurut saya ini adalah faktor yang paling penting kita harus FOKUS pada tujuan/cita-cita kita. Karena jika kita tidak fokus atau setengah-setengah, maka kita tidak akan sampai pada tujuan kita.

Big thanks to:
  • Budhe Sakti Nur Oktapiani
  • Pak Taufik Rahman

 

Blogroll

Blogger news

Total Pageviews

Copyright 2010 My First Step.... All rights reserved.
Themes by Ex Templates Blogger Templates - Home Recordings - Studio Rekaman