Huruf-Huruf Kecil dalam Bahasa Jepang

Tuesday, February 18, 2014





Dalam Bahasa Jepang, kita sering menemui huruf-huruf yang ditulis lebih kecil daripada biasanya. Penulisan ini bukan tanpa maksud, huruf kecil memiliki fungsi tersendiri. Misalnya huruf TSU ( ) yang dicetak lebih kecil dikenal sebagai TSU-Dakuten () memberi efek dobel pada huruf di belakangnya. Mirip seperti tasydid dalam bahasa Arab. Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:

·    Pada kata  あさって terdapat TSU-dakuten sehingga dibaca a-sa-tte atau asatte yang berarti lusa.


Contoh lainnya adalah penggunaan huruf i kecil ketika kita akan menuliskan nama Adit ke dalam Bahasa Jepang menjadi アディト (a-de-i-tto).



Penggunaan huruf YA, YU, YO dalam huruf kecil (ゃ, ゅ, ょ) di belakang huruf-huruf yang berbunyi “i” menyebabkan bunyi “i” tersebut melebur menjadi bunyi yang berbeda. Untuk lebih jelasnya silakan melihat penggambaran di bawah ini:

·        NI + ya  (にゃdibaca NYA 
·        NI + yu  (にゅ) dibaca NYU 
·        NI + yo  (にょ) dibaca NYO

·        CHI + ya  (ちゃdibaca CHA

·        CHI + yu  (ちゅ) dibaca CHU

·        CHI + yo  (ちょ) dibaca CHO

·        SHI + ya  (しゃ) dibaca SYA atau SHA

·        SHI + yu  (しゅ) dibaca SYU atau SHU

·        SHI + yo  (しょ) dibaca SYO

DIY Bantal Duduk

Monday, February 17, 2014


Bagi temen-temen yang kerja seharian duduk di ruangan kayaknya bantal duduk jadi a-must-have-item ya. Apalagi kalo lagi hamil, punggung rasanya pegel banget kalo ngga pake bantal. Nah, gambar di samping adalah bantal duduk hasil bikinan saya waktu hamil dulu. Ceritanya itu karakternya burung hantu, mudah-mudahan cukup mirip ya, hehehe.

Alat dan bahan:

  1. Kain katun motif lembut atau unyu untuk bagian depan, saya pake motif huruf-huruf warna warni.
  2. Kain katun motif beda dengan bagian depan, kalo saya pake warna biru tua supaya ngga gampang kotor, motifnya polkadot putih kecil-kecil.
  3. Kain flanel warna merah tua untuk bagian dasar mata, warna krem dan hitam untuk bola matanya.
  4. Kain flanel warna biru untuk bagian paruh.
  5. Kain flanel warna hijau muda soft untuk bagian perut burung hantu.
  6. Kapas dacron 2-3 kg.
  7. Benang jahit, kalo bisa warnanya yang kontras sama flanelnya.
  8. Jarum jahit, karena saya ngga punya mesin jahit en ngga bisa makenya, jadi saya pake jarum jahit tangan.
  9. Penggaris, pensil, jarum pentul, gunting, koran bekas untuk menggambar pola.
Cara membuat:
Mohon maaf sebelumnya karena ngga ada foto-foto step by stepnya soalnya waktu itu keasyikan sampe lupa (kebiasaan buruk >.<).
  1.   Buat pola di atas kertas koran. Nah, soal ini kayaknya saya juga wajib minta maaf, karena saya ini orangnya random banget, moody n kurang bisa rapi, polanya juga cuma saya bayangin dari bentuknya aja. Ngga ada ukur-mengukur yang presisi, semuanya kira-kira aja. Jujur saya juga ngga ada basic bikin pola, bener-bener trial and error
  • Untuk bagian bodi, saya bikin garis lurus ke bawah, terus melengkung setengah lingkaran di bagian bawah, garis lurus lagi ke atas, terus melengkung bikin "telinga"nya mirip huruf M. Jangan lupa lebihkan tepi kain 1-1,5 cm untuk ruang jahitan.
  • Bagian dasar mata (yang warna merah) polanya mirip angka 8 tapi tiduran (horizontal), ngga perlu dilebihin tepinya.
  • Untuk bola mata, bisa pake jangkar atau jiplak barang-barang yang bentuknta bulat sempurna misalnya tutup gelas, atau bagian dasar gelas. Bagian bola mata yang hitam polanya saya jiplak pake uang koin 500an.
  • Bagian paruh polanya adalah "juring" kalo bahasa matematikanya. Bahasa awamnya apa ya? Kek potongan pizza lah ya, satu per delapan dari lingkaran penuh.
  • Perut burung hantu polanya adalah setengah elips. 
Hosh..sebenernya lebih mudah dipahami kalo ada gambar polanya ya. Tapi, saya belum pinter bikin gambar pake komputer nih. Lain kali mungkin saya pikirkeun alternatifnya lah ya.

2.  Jiplak pola bagian bodi ke kain katun. Saya pakai bantuan jarum pentul supaya kertas korannya ngga bergeser waktu saya jiplak ke kain. Setelah dijiplak, gunting kain sesuai pola.

3.  Jiplak pola bagian lain ke kain flanel sesuai warnanya, gunting.

4.  Sematkan kain flanel bagian dasar mata (yang warna merah) dan bagian perut burung hantu (yang warna hijau) pake jarum pentul ke kain katun yang bagian depan.

5.  Jahit bagian dasar mata ke kain katun. Saya pakai benang warna krem supaya kontras, jadi emang sengaja ditunjukin jahitannya. Jahitnya dengan teknik tusuk jelujur.

http://novitamulyasejati.blogspot.com/2011/08/mengenal-tusuk-jahit-untuk-sulam.html
6.  Bagian perut burung hantu juga sama jahitnya pakai tusuk jelujur. Benang yang saya pake warna hijau tosca.

7.  Kalo udah, tinggal jahit bagian bola mata yang warna krem, pake tusuk jelujur juga. Terus jahit bola mata yang warna hitam di atas bola mata krem, sama pake tusuk jelujur juga.
8.  Untuk bagian paruh, jahit bagian samping-sampingnya aja dulu, bagian atas yang melengkung jangan dijahit dulu. Kita isi kapas dacron dulu supaya paruhnya timbul, baru kita tutup bagian atasnya.

http://novitamulyasejati.blogspot.com/2011/08/mengenal-tusuk-jahit-untuk-sulam.html
9.  Satukan bagian bodi depan dengan bodi belakang, jahit pake teknik tusuk baik/tikam jejak. Sisakan satu jengkal, boleh di bagian samping atau bawah bodi. Masukkan kapas dacron lewat bagian itu. Teruuus...yang banyak, sampe endut lah pokoknya. Baru kita tutup atau selesaikan jahitnya.
 
10.  Tadaaaa bantal duduk karakter burung hantu siap digunakan.

***
Inspirasinya saya dapet dari sini http://griyahobifitriaa.blogspot.com/2011_03_01_archive.html.
Kalo di situ, bantalnya dibikin pake kain putih, terus kain katunnya dijadiin sarung bantal yang bisa dicuci. Tapiii berhubung saya orangnya moody, takut ngga selese kalo ngejahit 2x, jadinya saya bikin satu lapis aja (bilang aja males, huuuu). Silakan dikunjungi linknya, mungkin di situ lebih mudah dipahami, plus banyak tutorial kerajinan tangan lainnya yang bisa dipelajari.

For a Precious Friend of Mine

Friday, February 14, 2014






http://data.whicdn.com/images/25609217/256_large_large.jpg

I dreamt of you last night

We're hugging each other
I was holding you close
I was holding you tight
I was so worried because you're so skinny that night

Well I miss you so
I miss you so that I see your face in every place I go
But I even don't have a brave to call you, or even to text you
Coz I know I've driven you so much in pain
Coz I know your heart still bleeding and I can't heal your wound

Mistake that I called it destiny
Still I can't explain it to you

I miss you..

Penggunaan Dakuten ( ゛ ) dan Handakuten ( ゜ )

Tuesday, February 11, 2014



Dakuten ( ゛) digunakan untuk mengubah konsonan-konsonan dibawah ini:
  • KA KI KU KE KO か き く け こ menjadi GA GI GU GE GO  が ぎ ぐ げ ご
  • SA SHI SU SE SO さ し す せ そ  menjadi ZA JI ZU ZE ZO  ざ じ ず ぜ ぞ
  • TA CHI TSU TE TO た ち つ て と menjadi DA DI DU DE DO だ ぢ づ で ど akan tetapi huruf DI ( ) dan DU ( ) sangat jarang digunakan.
  • HA HI FU HE HO は ひ ふ へ ほ menjadi BA BI BU BE BO ば び ぶ べ ぼ

 Sedangkan Handakuten ( ゜) digunakan untuk mengubah konsonan HA HI HU HE HO

は ひ ふ へ ほ menjadi PA PI PU PE PO ぱ ぴ ぷ ぺ ぽ.

 

Blogroll

Blogger news

Total Pageviews

Copyright 2010 My First Step.... All rights reserved.
Themes by Ex Templates Blogger Templates - Home Recordings - Studio Rekaman